Kerjasama Tim, Polsek Batu Ampar Ungkap 4 Kasus Pidana

Polsek Batuampar beri penjelasan tentang pengungkapan empat kasus tindak pidana. Dok Ilham
Polsek Batuampar beri penjelasan tentang pengungkapan empat kasus tindak pidana. Dok Ilham

Detak News, BATAM – Polsek  Batuampar, Polresta Barelang  meringkus lima pelaku tindak pidana kejahatan yang terjadi di wilayah hukum Batuampar, Kamis (12/5/2022).

Kepada media, Kapolsek Batuampar, Komisaris Polisi (Kompol) Salahuddin, mengatakan lima pelaku hasil pengungkapan empat kasus kejahatan di antaranya Pencurian kendaraan Bermotor (Curanmor), Pencurian dengan Kekerasan (Curas).

Bacaan Lainnya

Dimana pelaku menjalankan tindakan Jambret Handphone, Pencurian dengan Pemberatan (Curat) karena membahayakan pelaku, dan Pencabulan Anak di Bawah Umur.

“Kami amankan pelaku dari berbagai tindak pidana,” ujar Kompol Salahuddin di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Batuampar, saat konferensi pers.

Dijelaskan, lima pelaku yang diringkus itu berinisial HK (18), M (18), YN (20), FH (36) dan RS (40).

Mereka ditangkap di beberapa lokasi oleh Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Batuampar yang dipimpin oleh Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Batuampar, Iptu Fajar Bittikaka.

“Alhamdulillah sekarang proses dan tinggal lanjut ke Pengadilan. Seluruhnya (dari 4 kejadian) ada 5 orang tersangka. Nah dari kelima pelaku ini, satu pelaku Curanmor adalah seorang residivis,” sebutnya.

Adapun lokasi-lokasi kejahatan para pelaku kejahatan yakni terjadi di depan ruko JNT Expres Sungai Jodoh untuk tindak pidana Curat, dan di depan lampu merah toko Marina Kompleks Tanjung Pantun untuk tindak pidana Curas atau Jambret.

Selanjutnya, di Komplek Jaya Putra Sungai Jodoh untuk tindak pidana, dan terakhir kasus pencabulan di Batu Merah, Kecamatan Batuampar, Batam.

“Saya mengimbau kepada masyarakat selalu berhati-hati, jangan lengah dan jangan memberi kesempatan ke para pelaku kejahatan. Selain itu, hindari jalan-jalan sepi yang berakibat atau berpotensi terjadi kriminalitas,” katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku Curas dikenakan Pasal 365 ayat 2 ke-2e Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Pasal 363 ayat 2 KUHP untuk tersangka Curanmor.

Kemudian pelaku Curat dikenakan Pasal 363 ayat 1 ke-4 KUHP dan pelaku pencabulan dijerat Pasal 82 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia (UU-RI) Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (er)

Pos terkait